Postingan

Belajar dari Milad ke-75 SD Muhammadiyah Pepe Trirenggo Bantul Yogyakarta

Gambar
Setiap sekolah tentu memiliki cara tersendiri dalam memperingati hari jadinya. Ada yang menggelar jalan sehat, pentas seni, bakti sosial, hingga seminar pendidikan. Namun, ada pula yang memilih memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitasnya. Hal inilah yang dilakukan SD Muhammadiyah Pepe, Trirenggo, Bantul saat memperingati Milad ke-75 pada 4 Agustus 2026. Sekolah tersebut mengundang murid-murid Taman Kanak-kanak (TK) di wilayah Kelurahan Trirenggo dan sekitarnya untuk mengikuti lomba mewarnai gambar dan seni lukis. Sekilas kegiatan ini mungkin tampak sederhana. Namun, jika dicermati lebih dalam, kegiatan tersebut memiliki nilai pendidikan yang sangat besar. Kreativitas Perlu Diasah Sejak Usia Dini Masa kanak-kanak merupakan periode emas dalam perkembangan kreativitas. Melalui kegiatan mewarnai dan melukis, anak-anak belajar mengenal warna, melatih koordinasi tangan dan mata, meningkatkan konsentrasi, serta mengembangkan keberanian untuk menuangkan imajinasi merek...

Mengapa Sekolah Perlu Bermitra dengan Media?

Gambar
Di era digital seperti sekarang, sekolah tidak hanya dituntut memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, tetapi juga mampu mengomunikasikan berbagai kegiatan dan prestasinya kepada masyarakat. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menjalin kemitraan dengan media massa. Kemitraan dengan media bukan sekadar untuk mempublikasikan berita, melainkan membangun komunikasi yang terbuka antara sekolah dan masyarakat. Melalui pemberitaan yang objektif dan faktual, masyarakat dapat mengetahui berbagai program, prestasi, maupun inovasi yang dilakukan sekolah. 1. Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Orang tua tentu ingin menyekolahkan anaknya di lembaga yang aktif, terbuka, dan memiliki rekam jejak yang baik. Ketika berbagai kegiatan sekolah dipublikasikan secara konsisten, kepercayaan masyarakat akan tumbuh karena mereka dapat melihat langsung aktivitas sekolah. 2. Menjadi Dokumentasi Digital Setiap kegiatan sekolah memiliki nilai sejarah. Berita yang dipublikasikan di media menjadi arsi...

Cara Mengenali Penipuan di WhatsApp

Cara Mengenali Penipuan di WhatsAppJangan Sampai Terlambat Menyadarinya Seiring semakin banyaknya pengguna WhatsApp, semakin banyak pula pelaku kejahatan yang memanfaatkannya. Modusnya terus berubah, tetapi tujuannya tetap sama: mengambil uang, data pribadi, atau menguasai akun korban. Kabar baiknya, sebagian besar penipuan memiliki pola yang bisa dikenali. Modus 1 – Meminta Kode OTP Pelaku mengaku sebagai: Teman. Saudara. Admin WhatsApp. Kurir. Petugas bank. Petugas operator. Lalu berkata: "Maaf, tadi saya salah kirim kode. Tolong kirimkan ke saya." Padahal... Kode itu adalah kunci masuk ke akun WhatsApp Anda. Jangan pernah memberikannya kepada siapa pun. Modus 2 – Mengaku Anggota Keluarga dengan Nomor Baru Pesan biasanya berbunyi: "Ayah... ini nomor baru saya." atau "HP saya rusak." Kemudian beberapa jam kemudian... Mulailah meminta transfer uang. Cara Menghadapinya Telepon nomor lama terlebih dahulu. Jangan langsung percaya. Modus 3 – Undangan Pernikaha...

Peserta iGV Internasional Kagum dengan Batik Paku, Dorong Generasi Muda Lestarikan Warisan Budaya

Gambar
  YOGYAKARTA, Suarativijogja.com – Pengalaman belajar Batik Paku di Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) Taman Purwokinanti meninggalkan kesan mendalam bagi peserta internasional dalam program iGV Summer Peak On the Map 2026. Dua peserta asal India dan Turkiye mengaku kagum terhadap keunikan teknik pembuatan Batik Paku sekaligus nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Peserta asal New Delhi, India, Saamragyi Nayak, mengatakan dirinya baru menyadari bahwa setiap motif batik memiliki makna dan filosofi yang berbeda. Saamragyi Nayak (Foto: 7ok/dok) "Saya menyadari bahwa Batik Purwokinanti adalah seni, budaya, dan tradisi yang sangat indah di Indonesia, khususnya Yogyakarta. Saya pikir generasi muda harus melanjutkan tradisi ini agar tidak hilang seiring berjalannya waktu karena sangat berharga." Menurutnya, sebelum mengikuti kegiatan tersebut, ia mengira batik hanya berupa gambar atau motif biasa. Namun setelah memperoleh penjelasan dari pengrajin, ia memahami bahwa setiap motif...

Dalam Satu Jam, Lelang Wakaf PWNU DIY Himpun Rp1,13 Miliar untuk Gedung Baru

Gambar
Yogyakarta, Parainformatika.com  – Gerakan Lelang Wakaf Melalui Uang yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta di Hotel Alana Yogyakarta, Minggu (2/8/2026), berhasil menghimpun komitmen wakaf sebesar Rp1.132.500.000 hanya dalam waktu sekitar satu jam. Dana tersebut menjadi tambahan penting untuk menuntaskan pembelian lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan gedung baru PWNU DIY. Kegiatan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia dan BPD DIY Syariah itu dihadiri jajaran PWNU DIY, unsur pemerintah, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, serta para dermawan yang turut berpartisipasi dalam gerakan wakaf. Ketua Tim Pengadaan Tanah PWNU DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum. , mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme para peserta. "Alhamdulillah, Program Lelang Wakaf Melalui Uang yang difasilitasi Bank Indonesia dan BPD DIY Syariah di Hotel Alana pada 2 Agustus 2026 berhasil menghimpun komitmen wakaf sebesar Rp1,1 miliar lebih,...

Mengapa Kegiatan Warga Perlu Dipublikasikan?

Gambar
Di era digital saat ini, setiap kegiatan masyarakat memiliki nilai yang dapat dibagikan kepada publik. Kegiatan warga di tingkat RT, RW, dusun, maupun kalurahan sering kali dianggap sebagai kegiatan biasa. Padahal, di balik kegiatan tersebut tersimpan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kebersamaan yang patut diketahui masyarakat luas. Lalu, mengapa kegiatan warga perlu dipublikasikan? 1. Menjadi Dokumentasi Sejarah Setiap pembangunan gardu ronda, kerja bakti, penanaman pohon, hingga musyawarah warga merupakan bagian dari perjalanan sejarah sebuah kampung. Tanpa dokumentasi berupa berita, foto, atau video, banyak peristiwa penting akan hilang begitu saja. Berita yang dipublikasikan hari ini dapat menjadi arsip berharga yang kelak menceritakan bagaimana sebuah lingkungan berkembang dari waktu ke waktu. 2. Menginspirasi Wilayah Lain Sering kali sebuah program sederhana mampu menginspirasi daerah lain. Misalnya, pengelolaan sampah berbasis warga, pembangunan fasilit...

TK Kartini Sosialisasikan Program Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027, Dihadiri 75 Persen Wali Murid

Gambar
BANTUL – Parainformatika .com --  TK Kartini menggelar Sosialisasi Program Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 kepada orang tua/wali murid pada Jumat pagi (17/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut dihadiri sekitar 30 orang tua/wali murid atau sekitar 75 persen dari 40 undangan yang disampaikan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak serius menyimak paparan Kepala Sekolah mengenai berbagai program yang akan dilaksanakan selama satu tahun ajaran. Sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi antara pihak sekolah dan orang tua agar seluruh program dapat berjalan dengan baik. Dalam pemaparannya, Kepala Sekolah menjelaskan berbagai agenda yang telah disusun, di antaranya lomba peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, simulasi kesiapsiagaan bencana bekerja sama dengan MDMC Bantul dan AmbulansMu, Outing Class ke Grahatama Pustaka, Pengajian Isra' Mi'raj, Outing Class ke Observatorium UAD, peringatan Hari Kartini, hingga penutupan Tahun Ajaran 20...