Purna Tugas? Ayo Menulis. Menulis Itu Mudah!


Membaca lalu menulis (PIN)

Banyak orang merasa bahwa kemampuan menulis itu hanya dimiliki oleh wartawan, penulis buku, atau orang yang berpendidikan tinggi. Padahal sebenarnya, semua orang itu  bisa menulis, termasuk para pensiunan.

Menulis tidak harus menggunakan bahasa yang rumit. Menulis cukup dimulai dari pengalaman sehari-hari, cerita masa kerja, atau hal-hal sederhana yang pernah dialami dalam kehidupan.

Justru pengalaman hidup para pensiunan sering kali sangat menarik dan penuh pelajaran berharga.

Pengalaman Adalah Harta yang Tidak Ternilai

Setelah puluhan tahun bekerja, tentu banyak pengalaman suka/duka yang pernah dialami:

  • suka dan duka pekerjaan,
  • kisah lucu,
  • perjuangan hidup,
  • pengalaman mendidik anak,
  • pengalaman menghadapi perubahan zaman,
  • cerita teknologi masa lalu.

Semua itu bisa menjadi tulisan yang bermanfaat bagi generasi muda.

Sayangnya, banyak pengalaman berharga hilang begitu saja karena tidak pernah dituliskan.

Menulis Tidak Harus Sempurna

Banyak orang takut menulis karena merasa:

  • tidak pandai bahasa,
  • takut salah,
  • atau bingung harus mulai dari mana.

Padahal menulis tidak harus sempurna, menulis apa adanya yang diketahui itu sudah menjadi bahan untuk menulis.

Tulislah seperti sedang bercerita kepada teman sendiri. Gunakan bahasa sederhana yang mudah dipahami. Lama-kelamaan kemampuan menulis akan berkembang dengan sendirinya.

Yang terpenting adalah keberanian untuk memulai.

Mulailah dari Hal yang Paling Dekat

Tidak perlu langsung menulis buku tebal. Mulailah dari tulisan pendek seperti:

  • pengalaman melamar pekerjaan 
  • pengalaman pertama bekerja,
  • cerita lucu di kantor,
  • pengalaman menggunakan komputer zaman dahulu,
  • kegiatan setelah pensiun,
  • atau pelajaran hidup yang pernah dialami.

Tulisan sederhana justru sering lebih disukai pembaca karena terasa alami dan jujur.

Era Digital Membuat Menulis Semakin Mudah

Saat ini menulis tidak harus melalui koran atau penerbit besar. Siapa pun dapat menulis melalui:

  • blog pribadi,
  • Facebook,
  • media sosial,
  • atau platform digital lainnya.

Bahkan dengan bantuan teknologi seperti AI dan ChatGPT, proses menulis menjadi jauh lebih mudah.

Yang penting tetap ide dan pengalaman asli berasal dari penulis sendiri.

Menulis Membuat Pikiran Tetap Aktif

Selain bermanfaat bagi orang lain, menulis juga baik untuk diri sendiri. Menulis membantu:

  • melatih daya ingat,
  • menjaga pikiran tetap aktif,
  • mengurangi rasa bosan,
  • dan membuat hidup terasa lebih produktif.

Banyak pensiunan merasa lebih bahagia ketika memiliki aktivitas positif yang dapat dikerjakan setiap hari.

Jangan Takut Memulai

Semua penulis besar juga pernah menjadi pemula.

Tulisan pertama mungkin masih sederhana, tetapi dari situlah perjalanan dimulai. Semakin sering menulis, semakin mudah menuangkan pikiran menjadi tulisan.

Tidak ada tulisan yang sia-sia jika dapat memberi manfaat dan inspirasi bagi orang lain.

Penutup

Masa purna tugas bukan berarti berhenti berkarya. Justru pada masa inilah pengalaman hidup yang panjang dapat dibagikan kepada masyarakat melalui tulisan.

Ayo mulai menulis dari sekarang. Tidak perlu menunggu sempurna.

Karena sesungguhnya

Menulis itu mudah, jika dimulai dari hati dan pengalaman sendiri.

Baca juga :


Bagikan artikel ini ke:



Penulis

Mujiyoko, B.Sc.

- Pendiri LPK Para Informatika Computer (1990-2007)
- Penulis (2003-sekarang)
- Pendiri Para Informatika News (www.parainformatika.com) (2025}
- Redaktur Media Suara Tivi Jogja (www.suarativijogja.com) (2026)





Komentar