📻 ChatGPT dan Radio Rusak
ChatGPT dan Radio Rusak: Belajar dan Bekerja Jadi Lebih Mudah!
Siang tadi saya main ke rumah teman untuk mengantar radio yang semalam saya benahi. Radio itu dia beli dari tukang rosok, setelah diperbaiki:
- FM aktif
- USB bisa putar MP3 dari Flashdisk atau MMC
- Bisa buat bluetooth
Dia senang sekali radionya bisa bunyi lagi.
Tapi yang lebih menarik adalah pengalaman berikutnya. Teman saya adalah seorang petani yang sedang mengikuti pelatihan PHT (Pemberantasan Hama Tanaman). Saya tawari dia untuk menggunakan aplikasi ChatGPT di HP-nya, dan dia mau.
Setelah aplikasi terinstal dan data pribadinya dilengkapi, saya ajari cara bertanya ke ChatGPT. Saya bilang: "Kamu tanya apa saja, pasti dijawab dengan sangat tepat."
Sebagai contoh, saya suruh dia bertanya:
"Bagaimana cara memberantas hama keong mas pada tanaman padi?"
Jawabannya muncul persis sama dengan panduan yang diberikan oleh mentornya. Saya bilang: "Mentormu mungkin copas dari ChatGPT, karena panduannya sama persis!" 😄
Lalu saya suruh dia bertanya materi pelatihan yang akan datang. Jawaban ChatGPT muncul dengan cepat. Dia langsung bilang:
"Nah, besok saya bisa jadi peserta yang bisa mengerjakan pretest dan posttest dengan baik karena sudah punya materi!"
Pelajaran dari Cerita Ini
Pengalaman ini menunjukkan:
- Teknologi bisa langsung membantu kehidupan nyata – baik memperbaiki radio maupun mempermudah belajar.
- AI dapat menjadi sumber referensi cepat dan akurat, membantu siapapun memahami materi tanpa harus menunggu.
- Belajar jadi lebih efisien dan menyenangkan, bahkan bagi mereka yang belum terbiasa dengan teknologi.
Dengan sedikit bimbingan, teman saya bisa memanfaatkan ChatGPT untuk belajar dan bekerja lebih mudah. Ini juga mengingatkan kita, bahwa teknologi bukan sekadar alat, tapi jembatan untuk memperluas kemampuan manusia.
Ditulis oleh:
Mujiyoko, B.Sc. (m4570ko)
https://parainformatika.blogspot.com
Komentar
Posting Komentar