⚙️Ubah logo Wordstar 4 dan dBase III+
Eksperimen Legendaris: Mengubah Logo WordStar, dBase III+, dan DOS Menjadi “ES JAYA” (1987–1990)
Tahun 1980–an adalah masa ketika komputer masih sangat terbatas. Tanpa internet, tanpa GUI, kreativitas harus menempuh jalur manual. Artikel ini merekam pengalaman nyata—mulai eksperimen mengubah logo WordStar dan dBase III+ pada 1987 hingga membuat splashscreen DOS ES JAYA pada 1990—dengan metode berbasis WordStar, printer dot-matrix, dan Norton Editor.
A. Tahun 1987 — Mengubah Logo WordStar & dBase III+ Menjadi “ES JAYA”
1. Awal Mula Eksperimen
Pada 1987 saya mengajar di LPK Kusuma Klaten. Saat itu WordStar dan dBase III+ menampilkan logo sederhana berbasis karakter ASCII. Rasa penasaran memicu pertanyaan: apakah logo itu dapat diubah? Tanpa panduan, saya memulai eksperimen dengan pendekatan trial and error.
2. Teknik Membaca Pola ASCII
Saya membuka file executable (WS.COM / WS.EXE dan DBASE.EXE) menggunakan Norton Editor (NE). Di sana tampak pola karakter: blok, garis, dan simbol. Dari pengamatan, diketahui beberapa karakter penting seperti:
Alt+219— blok penuh (digunakan untuk membuat garis tebal)Alt+176–178— blok tektur / setengahAlt+20— simbol/area gelap
3. Pembuatan Sketsa & Peta Koordinat
Untuk mempermudah, saya membuat dokumen di WordStar berisi 20 baris × 80 kolom sebagai peta koordinat (baris diberi penanda A–T, kolom diberi angka). File tersebut dicetak pada printer dot-matrix. Lembar cetak menjadi "kertas grafis" untuk menggambar sketsa logo ES JAYA.
4. Mengubah Karakter di Dalam .EXE
Berdasarkan sketsa, saya mengedit file EXE di NE, mengganti karakter asli dengan kombinasi Alt+219 dan Alt+20 sesuai posisi. Proses ini harus dilakukan hati-hati—satu byte yang salah bisa membuat aplikasi crash. Setelah pengujian dan perbaikan, WordStar dan dBase III+ menampilkan logo ES JAYA saat dijalankan.
B. Tahun 1990 — Menampilkan Logo ES JAYA Saat Booting DOS
1. Menyusun Berkas Pola ASCII
Metode pembuatan pola untuk DOS mirip proses sebelumnya: buat peta 20×80 (A–T untuk baris), cetak, gambar sket di atas kertas, lalu buat file teks ESJAYA.TXT di WordStar berdasarkan sket tersebut.
2. Mengedit dengan Norton Editor
ESJAYA.TXT dibuka di NE untuk mengganti angka pada posisi logo menjadi Alt+219 (blok penuh) dan Alt+20 untuk area gelap. Huruf penanda baris (A–T) dipertahankan selama proses untuk memudahkan pelacakan, kemudian dihapus setelah logo selesai.
3. Menjalankan Logo Saat Boot
Supaya logo tampil otomatis, saya menyisipkan perintah ke AUTOEXEC.BAT:
DATE TIME CLS ESJAYA.TXT
Dengan begitu, ketika komputer dihidupkan, setelah tanggal dan waktu ditampilkan, layar akan dibersihkan dan logo ES JAYA muncul—sebuah splash screen kustom yang menimbulkan rasa bangga.
Makna & Pelajaran
Eksperimen ini mengajarkan beberapa hal penting:
- Kreativitas mengungguli alat: keterbatasan memaksa kita berpikir kreatif.
- Presisi penting: mengedit karakter per karakter mengasah ketelitian.
- Dokumentasi manual menyelamatkan eksperimen: catatan dan peta koordinat membantu saat debugging.
- Sejarah lokal teknologi: praktik semacam ini jarang terjadi dan memiliki nilai arsip.
Komentar
Posting Komentar