C. Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Praktik Lapangan Jurnalis Pemula (Seri 12)

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Praktik Lapangan Jurnalis Pemula (Seri 12)

Pendahuluan

Praktik lapangan adalah fase belajar yang paling menentukan bagi jurnalis pemula. Di tahap ini, kesalahan hampir tidak terhindarkan. Namun, memahami kesalahan yang sering terjadi akan membantu pemula belajar lebih cepat dan menghindari dampak yang tidak perlu.

Artikel ini membahas kesalahan umum saat praktik lapangan beserta pembelajaran yang dapat diambil.

1. Datang ke Lapangan Tanpa Persiapan

Kesalahan paling mendasar adalah turun ke lapangan tanpa tujuan yang jelas.

Dampaknya:

  • Bingung harus mengamati apa
  • Pertanyaan tidak terarah
  • Fakta penting terlewat

Praktik lapangan yang baik selalu diawali persiapan sederhana.

2. Terlalu Aktif Beropini

Pemula sering tergoda:

  • Mengomentari peristiwa
  • Menunjukkan keberpihakan
  • Menyisipkan pendapat pribadi

Di lapangan, jurnalis seharusnya mengamati dan mendengar, bukan menilai.

3. Bertanya dengan Nada Menghakimi

Kesalahan lain adalah bertanya dengan nada:

  • Menuduh
  • Menekan
  • Memojokkan

Pendekatan seperti ini bisa:

  • Menutup akses informasi
  • Menimbulkan konflik
  • Merusak kepercayaan

Pertanyaan yang baik selalu netral dan sopan.

4. Tidak Mencatat Secara Lengkap

Mengandalkan ingatan adalah kesalahan klasik.

Akibatnya:

  • Fakta tertukar
  • Kutipan tidak akurat
  • Detail penting hilang

Catatan lapangan adalah pegangan utama jurnalis.

5. Mengabaikan Etika dan Privasi

Pemula sering belum peka terhadap:

  • Privasi narasumber
  • Situasi sensitif
  • Dampak sosial tulisan

Etika bukan aturan kaku, tetapi perlindungan bagi semua pihak.

6. Terburu-buru Menulis dan Menerbitkan

Keinginan cepat terbit sering mengorbankan:

  • Verifikasi
  • Ketelitian bahasa
  • Kelengkapan informasi

Lebih baik menunda sebentar daripada menyebarkan informasi keliru.

7. Tidak Melakukan Evaluasi

Setelah liputan, banyak pemula langsung melupakan proses.

Padahal evaluasi penting untuk:

  • Mengetahui kekurangan
  • Memperbaiki metode
  • Meningkatkan kualitas liputan berikutnya

Tanpa evaluasi, kesalahan akan terulang.

Penutup

Kesalahan dalam praktik lapangan bukan aib, melainkan bagian dari proses belajar. Yang terpenting adalah kesadaran untuk memperbaiki diri dan menjaga tanggung jawab.

Dengan memahami kesalahan umum ini, jurnalis pemula dapat tumbuh lebih matang, percaya diri, dan beretika dalam menjalankan tugas jurnalistik.


Jika artikel ini bermanfaat, silakan bagikan agar lebih banyak pemula yang bisa menjadi content creator 


Bagikan Artikel Ini ke:


Ditulis oleh:
Mujiyoko, B.Sc.

  • Direktur LPK Para Informatika Computer Yogyakarta (1993-2007)
  • Instruktur Komputer (1987-2007)
  • Penulis & Edukator (2003-Sekarang)

Baca juga artikel Seri selanjutnya:

Daftar Pustaka ada di artikel  (Seri 1)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISA KUOTANYA KEMANA ?

💪 Semangat di Masa Pensiun – Antara Rutinitas yang Berhenti dan Hidup yang Baru Dimulai

Nyadran di Dusun Pepe RT 01 Digelar, Warga Antusias Ikuti Doa Bersama