E. Tips Menghadapi Narasumber di Lapangan bagi Jurnalis Pemula (Seri 14)
Tips Menghadapi Narasumber di Lapangan bagi Jurnalis Pemula (Seri 14)
Pendahuluan
Bertemu dan berbicara dengan narasumber adalah inti dari kerja jurnalistik. Bagi jurnalis pemula, momen ini sering memicu rasa gugup: takut salah bicara, takut ditolak, atau takut pertanyaan dianggap tidak pantas.
Artikel ini membahas tips sederhana agar jurnalis pemula dapat menghadapi narasumber dengan tenang, sopan, dan profesional.
1. Persiapkan Diri Sebelum Bertemu Narasumber
Kepercayaan diri muncul dari persiapan.
Yang perlu dilakukan:
- Mengetahui latar belakang singkat narasumber
- Menyusun pertanyaan utama
- Memahami tujuan wawancara
Persiapan membuat percakapan lebih terarah dan efektif.
2. Awali dengan Sikap Sopan dan Jelas
Saat bertemu narasumber:
- Perkenalkan diri
- Sampaikan tujuan wawancara
- Jelaskan konteks liputan secara singkat
Sikap awal yang baik akan membangun kepercayaan.
3. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami
Hindari:
- Istilah teknis berlebihan
- Nada menggurui
- Kalimat panjang yang membingungkan
Pertanyaan sederhana sering menghasilkan jawaban yang lebih jujur dan terbuka.
4. Dengarkan Lebih Banyak daripada Berbicara
Jurnalis pemula sering terlalu fokus pada daftar pertanyaan.
Ingat:
- Dengarkan jawaban dengan penuh perhatian
- Catat poin penting
- Beri ruang narasumber menyelesaikan kalimatnya
Mendengar adalah keterampilan utama jurnalis.
5. Jaga Netralitas dan Ekspresi
Saat mendengar pernyataan:
- Hindari mengangguk berlebihan
- Jangan menunjukkan keberpihakan
- Jaga ekspresi tetap netral
Netralitas membantu menjaga objektivitas liputan.
6. Hadapi Penolakan dengan Tenang
Tidak semua narasumber bersedia diwawancarai.
Jika ditolak:
- Terima dengan sopan
- Jangan memaksa
- Ucapkan terima kasih
Penolakan adalah bagian dari proses, bukan kegagalan.
7. Akhiri Wawancara dengan Baik
Sebelum mengakhiri:
- Pastikan tidak ada informasi penting yang terlewat
- Tanyakan apakah narasumber ingin menambahkan sesuatu
- Ucapkan terima kasih
Penutup yang baik meninggalkan kesan profesional.
Penutup
Menghadapi narasumber bukan soal keberanian semata, tetapi soal sikap, persiapan, dan etika. Dengan latihan dan pengalaman, rasa gugup akan berkurang, digantikan oleh kepercayaan diri yang sehat.
Jurnalis pemula yang mampu berinteraksi dengan baik akan lebih mudah memperoleh informasi yang akurat dan bermakna.
Baca juga artikel Seri selanjutnya:
Bagikan Artikel Ini ke:
Ditulis oleh:
Mujiyoko, B.Sc.
- Direktur LPK Para Informatika Computer Yogyakarta (1993-2007)
- Instruktur Komputer (1987-2007)
- Penulis & Edukator (2003-Sekarang)
Daftar Pustaka adaartikel (Seri 1)
Komentar
Posting Komentar