Kerja Itu Rezeki, Ikhtiar Itu Wajib: Refleksi Karier untuk Semua Usia (Seri+10)

Kerja Itu Rezeki, Ikhtiar Itu Wajib: Refleksi Karier untuk Semua Usia (Seri+10)

Setelah membahas strategi, dokumen, wawancara, hingga mental, pada akhirnya kita sampai pada satu kesimpulan sederhana:

Kerja adalah rezeki, tetapi ikhtiar adalah kewajiban. Tidak semua usaha langsung berbuah, dan tidak semua doa langsung terjawab.

Namun setiap langkah yang dijalani dengan sadar tidak akan pernah sia-sia.

1. Karier Bukan Garis Lurus

Banyak orang sukses:

  • Pernah lamarannya ditolak
  • Pernah ragu, gagal atau berhasil 
  • Pernah salah jalan, jabatan tidak sesuai 
  • Karier sering berliku dan banyak rintangan.

Justru di situlah kedewasaan tumbuh.

2. Setiap Orang Punya Waktu Sendiri

Perbandingan adalah pencuri ketenangan.

Yang penting dan harus dilakukan:

  • Anda terus bergerak
  • Anda terus belajar
  • Anda tidak berhenti berharap
  • Yakin bahwa Rezeki tidak akan pernah salah alamat.

3. Ikhtiar Harus Seimbang dengan Tawakal

Ikhtiar:

  • Berdo'a
  • Belajar
  • Melamar
  • Memperbaiki diri

Tawakal:

  • Menerima hasil
  • Menjaga hati
  • Tetap bersyukur

Keduanya harus berjalan bersama.

4. Peran Orang Tua & Pendamping Itu Penting

Bagi orang tua:

  • Dengarkan lebih banyak
  • Menguatkan tanpa menekan
  • Hadir tanpa menggurui
  • Kadang anak tidak butuh solusi, tetapi butuh dipahami.

5. Kerja Bukan Satu-satunya Nilai Diri

Status pekerjaan bukan ukuran harga diri seseorang, tetapi nilai seseorang terlihat dari:

  • Kejujuran
  • Tanggung jawab
  • Ketekunan
  • Sikap hidup

Kerja adalah bagian hidup, bukan seluruh hidup.

Penutup

Seri ini bukan untuk membuat pembaca menjadi sempurna dalam sekejap.

Tetapi untuk:

  • lebih sadar
  • lebih siap
  • lebih kuat secara mental

Jika setelah membaca seri ini, seseorang tetap melangkah meski pelan, maka tujuan tulisan ini tercapai.


🀲 Semoga Anda yang membaca artikel dari seri-1 sampai seri-10, dimudahkan urusan melamar pekerjaan dan tercapai cita-citanya. Aamiin. 🀲 (Penulis)


Ditulis oleh

Mujiyoko, B.Sc.

  • Direktur LPK Para Informatika Computer Yogyakarta (1993-2007)
  • Instruktur Komputer (1987–2007)
  • Penulis & Edukator (2003–sekarang)

πŸ”— Baca juga artikel terkait :

Artikel Seri-9 (sebelumnya)

πŸ”— Baca ulang dari awal 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISA KUOTANYA KEMANA ?

πŸ’ͺ Semangat di Masa Pensiun – Antara Rutinitas yang Berhenti dan Hidup yang Baru Dimulai

Nyadran di Dusun Pepe RT 01 Digelar, Warga Antusias Ikuti Doa Bersama